Mungkinkah Orang Luar Jawa Jadi Presiden Indonesia?

BH, 25/03/09

Pertanyaan tentang kemungkinan tokoh politik Indonesia yang berasal dari luar pulau Jawa menjadi presiden Indonesia semakin sering muncul menjelang pilihan raya parlemen 9 April dan pilihan presiden bulan July hadapan.

Hal ini tentu saja wajar karena konstitusi negara Indonesia, membolehkan semua rakyatnya untuk mencalonkan diri menjadi presiden tanpa memandang asal daerah atau suku.

Artinya, tokoh politik dari pulau Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali juga Papua mempunyai kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri menjadi Presiden Indonesia seperti halnya tokoh-tokoh dari pulau Jawa.

Hanya saja berdasarkan pengalaman sejarah Indonesia, hanya mantan Presiden B.J. Habiebie yang berasal dari luar Pulau Jawa. Habiebie adalah putra asli dari Makassar, Sulawesi Selatan. Itu pun Habiebie bukan dipilih oleh anggota parlemen (Majlis Permusyawaratan Rakyat) atau oleh rakyat langsung, tetapi beliau menjabat Presiden hanya melanjutkan sisa waktu jabatan president Allahyarham Soeharto yang mengundurkan diri karena tuntutan reformasi pada tahun 1998.

Empat mantan presiden lainnya yaitu Soekarno, Soeharto, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarno Putri dan Soesilo Bambang Yudhoyono adalah tokoh-tokoh politik yang berasal dari pulau Jawa.

Mencermati perkembangan politik mutakhir di Indonesia, ada tokoh luar pulau Jawa yang sudah mendeklarasikan menjadi calon presiden yaitu Encik Jusuf Kalla (JK). Pak Kalla yang sekarang menjabat sebagai naib presiden Indonesia sudah menyatakan siap menjadi presiden dari Partai Golkar.

Meskipun Golkar belum secara resmi menyebut Kalla sebagai calon presiden, tetapi dalam pertemuan ketua-ketua Golkar tingkat provinsi di Yogyakarta pada tanggal 14 Maret lalu, 28 ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar tingkat provinsi sepakat untuk mencalonkan Pak Kalla menjadi presiden pada pilihan tahun ini.

Pertanyaannya, sejauhmana peluang Pak Kalla, tokoh paling berpengaruh dan populer dari luar pulau Jawa menduduki tahta presiden Indonesia? Meskipun sulit untuk memprediksi kemungkinan Pak Kalla terpilih menjadi presiden oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya menempati pulau Jawa?

Ada beberapa kelebihan Pak Kalla yang bisa menarik rakyat untuk mempercayainya menjadi presiden. Pertama, sebagai tokoh luar Jawa yang paling populer saat ini, Pak Kalla tentunya akan mendapatkan dukungan dari masyarakat Indonesia bagian timur terutama dari Sulawesi tempat Pak Kalla dilahirkan. Pak Kalla akan dianggap sebagai satu-satunya tokoh yang mewakili suara masyarakat luar pulau Jawa. Kalau suara masyarakat pulau Jawa bisa terbagi-bagi karena banyaknya tokoh Jawa yang mencalonkan diri menjadi presiden seperti Yudhoyono, Prabowo, Wiranto, Sri Sultan dan Megawati, maka suara dari luar Pulau Jawa akan solid mendukung Pak Kalla.

Kedua, prestasi Pak Kalla sebagai juru damai dalam menyelesaikan berbagai macam konflik di Indonesia akan menjadi nilai tambah beliau sebagai tokoh perdamaian yang tidak hanya diakui oleh masyarakat Indonesia bahkan oleh dunia internasional. Pak Kalla dianggap sebagai tokoh terdepan dalam menyelesaikan konflik agama di Ambon dan juga konflik berkepanjangan di Aceh. Setelah puluhan tahun Aceh dilanda konflik bersenjata, baru pada tahun 2005 atas jasa Pak Kalla kesepakatan damai antar pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka ditandatangani.

Ketiga, Pak Kalla juga dianggap sebagai tokoh pemimpin yang bersikap tegas dan mempunyai integritas yang tinggi bagi kemajuan Indonesia. Latar belakang Pak Kalla sebagai pengusaha ditambah dengan karakter kuat sebagai orang Bugis yang ulet dan pekerja keras, beliau dianggap akan mampu membawa perbaikan ekonomi bagi masyarakat Indonesia. Sikapnya yang tidak ragu-ragu (tidak teragak-agak) dalam mengambil keputusan dianggap sebagai nilai lebih dibandingkan dengan Presiden Yudhoyono. Untuk menguatkan image sebagai pemimpin yang tegas dan cepat dalam mengambil keputusan, Pak Kalla menjadikan kata-kata ”Lebih Cepat Lebih Baik” sebagai semboyan kampanyenya. Pak Kalla pernah mengatakan: “Pemerintahan SBY-JK merupakan pemerintahan yang baik, tapi saya bisa berbuat lebih baik dan lebih cepat dalam menentukan arah perubahan”. Artinya, Pak Kalla mengklaim dirinya akan lebih baik memimpin Indonesia jika diberi kepercayaan oleh rakyat untuk menjadi Presiden, bukan sekedar menjadi naib presiden.

Keempat, Pak Kalla mempunyai modal politik yang besar karena beliau merupakan Ketua Umum Partai Golkar. Dengan pengalaman Golkar sebagai partai politik pemenang pilihan raya tahun 2004, adalah besar kesempatannya bagi Pak Kalla dan Golkar untuk memenangkan pilihan raya tahun ini.

Hanya sahaja selain kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, Pak Kalla juga mempunyai beberapa kekurangan yang bisa menjegalnya untuk terpilih menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Pertama, image bahwa Presiden Indonesia harus berasal dari Jawa masih terlalu kuat di masyarakat. Hal ini tentu saja akan memaksa Pak Kalla untuk berkampen secara lebih keras lagi untuk meyakinkan para pemilih terutama di pulau Jawa.

Kedua, latar belakangnya sebagai pengusaha juga bisa menjadi titik lemah Pak Kalla sekaligus. Pak Kalla akan dianggap sebagai calon presiden yang akan mementingkan para pengusaha dan lupa masyarakat kelas bawah (masyarakat kecil) jika nanti terpilih menjadi presiden. Artinya, dalam masa kampen Pak Kalla harus mampu meyakinkan masyarakat terutama masyarakat akar umbi bahwa beliau akan mendahulukan kepentingan rakyat kebanyakan diatas kepentingan para pengusaha. Ekonomi kerakyatan atau ekonomi pro-rakyat harus terus menerus di usung dalam kampen Pak Kalla.

Ketiga, Pak Kalla dalam beberapa survei politik masih rendah tingkat keterpilihannya (electibility) jika dibandingkan dengan calon presiden lainnya terutama Yudhoyono dan Megawati. Untuk menutupi kekurangan ini, Pak Kalla harus pandai dalam memilih gandingan bagi naib presidennya. Akan lebih bagus kalau Pak Kalla bisa menggandeng tokoh dari Jawa dan juga tokoh berlatar belakang militer sebagai gandingan.

Tentunya keputusannya akan diserahkan kepada masyarakat Indonesia untuk menilainya. Apakah dimata masyarakat Indonesia kelebihan Pak Kalla akan mampu membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju secara ekonomi dan lebih stabil secara politik dan keamanan. Ataukah kekurangan-kekurangan Pak Kalla yang justru akan dijadikan alasan politik untuk tidak memilih tokoh luar pulau Jawa.

Apapun keputusannya, keberanian Pak Kalla sebagai tokoh luar pulau Jawa mencalonkan diri menjadi presiden Indonesia perlu dihargai. Sebagai negara yang multikultural, multi etnik dan multi agama, akan elok melihat Indonesia dipimpin oleh presiden yang bukan hanya berasal dari pulau Jawa sahaja. Tentunya, tokoh luar Jawa itu bukan sembarang tokoh, tetapi harus tokoh politik yang bisa membawa perubahan bagi kemajuan Indonesia dimasa hadapan.

Bagi saya siapapun dan berasal dari etnik apapun selagi dia mempunyai kapabilitas yang unggul dan didukung oleh rakyat kebanyakan, sang tokoh itu berhak untuk menjadi presiden Indonesia. Bukankah Obama yang berasal dari etnik minoritas berkulit hitam sahaja bisa menjadi Presiden di negara Amerika? Nampaknya sebagai negara yang sedang mengembangkan demokrasi, rakyat Indonesia perlu juga mencontoh keelokan proses demokratisasi di Amerika.

Dalam demokrasi, setiap tokoh yang unggul bisa menjadi pemimpin meskipun berasal dari etnis minoritas. Kita tunggu akankah Pak Kalla menjadi tokoh luar Jawa pertama yang bisa menjadi presiden Indonesia dengan langsung dipilih oleh rakyat.

One Response to Mungkinkah Orang Luar Jawa Jadi Presiden Indonesia?

  1. faqih says:

    Biasanya orang luar jawa lebih memegang luar jawanya, sedangkan sebaliknya orang jawa selamanya akan menggulkan jawanya, kecuali beberapa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: